Instagram ( @rivasakina ) Namanya Farid, tapi para santri biasa memanggilnya ” Fawid “. Mungkin, Karena dia belum bisa menyebutkan huruf ” R ” . Sehingga, seringkali dia menyebutkan namanya sendiri dengan sebutan Fawid. Akhirnya para santri pun mengikutinya. Anak sholeh ini sering menjadi hiburan untuk para santri. Mulai dari sering bawa mainan, terus ngajak main santri yang lagi sibuk sama tugasnya. Nyanyi-nyanyi. Dan tidak jarang juga, langsung ngajak ngobrol santri dengan topik yang bisa dibilang ” Random “. Namanya juga anak-anak, hhe Namun, anak ini termasuk anak yang sholeh dan cerdas. Tentunya tidak lepas dari didikan tangan dingin kedua orang tuanya yang sholeh dan sholehah. Yang saat ini mereka juga bisa dibilang menjadi orang tua kedua kami ( para santri ) disni. Semoga Allah menjadikan mereka keluarga yang sakinah Mawadah Warohmah. Aamiin
Terkadang ketika kita melihat mereka yang telah berhasil, kita merasa ingin seperti mereka. Yang saya maksud berhasil yaitu orang yang telah berhasil menggapai cita-cita mereka , seperti ingin mempunyai pesantren, resign dari pekerjaan dan memulai usaha yang sedang dirintis serta mereka yang berkeinginan menjadi penghafal Al-Qur’an. Kita merlihat mereka terlihat bahagia seperti bisa sering berkumpul bersama keluarga maupun temannya. Namun yang kita lihat adalah HASILNYA bukan prosesnya. Ketika kita mencoba ingin seperti mereka, terkadang kita menemui banyak problem atau masalah untuk bisa mencapainya. Bedanya kita dengan mereka yang telah berhasil adalah kita sering putus asa dan tidak ingin mencoba kembali, sedangkan mereka, sanggup bangkit dan terus berusaha agar impian mereka tercapai. Maka dari itu, ketika kita melihat mereka yang telah sukses. Janganlah menggampangkan sesuatu ataupun prosesnya, karena kita tidak tahu apa yang telah mereka lalui untuk bisa mencapai itu semua. ...