Tidak terhitung kenikmatan yang Allah SWT berikan kepada kita sebagai hamba-Nya. Bernafas, berjalan, melihat, berbicara dan masih banyak lagi contoh kenikmatan yang Allah SWT berikan kepada kita. Tapi, IMAN adalah sesungguhnya kenikmatan yang Allah SWT berikan kepada para Hamba-Nya.
Tapi, tidak banyak orang yang bisa merasakan manisnya iman. Maka beruntunglah bagi mereka yang Allah SWT berikan kenikmatan tersebut. Dan bagi mereka yang belum menemukan kenikmatan itu, Carilah. Ya, manisnya iman itu harus dicari, karena Allah SWT berikan kenikmatan tersebut kepada mereka yang benar-benar menginginkannya.
”Iman itu kadang naik kadang turun maka perbaharuilah iman kalian dengan la ilaha illallah.” (HR Ibn Hibban)
Iman itu kadang bertambah, kadang berkurang, kadang naik, kadang turun. Maka dari itu kita harus bisa mencharge iman kita terus agar selalu stabil. Bagaimana cara menstabilkan keimanan kita ? salah satu murobi saya pernah bilang
“ Salah satu cara mencharge iman kita itu adalah dengan menghadiri majelis dzikir “
Ya, di dalam majelis dzikir itu kita akan selalu diingatkan untuk terus mengingat Allah SWT. Maka dengan selalu mengingat Allah SWT, Insya Allah keimanan kita akan selalu stabil bahkan bertambah.
Jika dirinya sudah merasakan manisnya iman maka akan timbul namanya CINTA. Dengan timbulnya cinta, dirinya akan selalu ingin menyempurnakan cinta itu. Apabila penyempurnaan cinta itu sudah didapatkan, akan muncul sifat didalam dirinya ingin selalu mendahulukan segala sesuatu untuk Allah SWT dan Rasul-Nya. Sifat itu akan nampak terhadap dirinya, walaupun dirinya tidak menyadarinya.
Wallahu ‘alam

Komentar
Posting Komentar