Datang seorang pria tua , terlihat kurus dan lemah untuk memukul batu yang telah ditinggalkan oleh pria yang bertubuh besar itu. Pria tua pun memulai memukul 1 kali, 2 kali sampai pukulan ke 5, akhirnya batu itupun hancur.
Pria bertubuh besar itu merasa heran, padahal dia sudah memukul hampir 100 kali, batu itu tidak kunjung hancur juga. Tapi, pria tua itu hanya membutuhkan 5 kali pukulan untuk menghancurkan batu itu.
“ Hai pria tua, apakah kau itu orang sakti ? “ Tanya pria besar itu.
“ Ah, bukan. Aku bukan orang sakti, aku hanya orang tua biasa “ Jawab pria tua itu.
“ Tapi, kenapa kau bisa menghancurkan batu itu dalam 5 kali pukulan. Sedangkan diriku memukul 100 kali, batu itu tidak hancur juga, “ Pria besar itu kembali bertanya
“ Kamu kurang bersabar anak muda, karena memang batu itu akan hancur dalam 105 kali pukulan. Tapi kamu telah menyerah dalam 100 kali pukulan saja. “ Jawab pria itu.
Apakah teman-teman tahu, batu-batu kecil yang sering kita lihat sebagai salah satu bahan bangunan itu berasal dari bongkahan batu besar ?. Para pekerja pemecah batu itu memukul batu yang besar untuk dijadikan batu-batu kecil, tidak hanya dalam satu kali pukulan saja. Puluhan bahkan sampai ratusan pukulan yang dihantamkan ke batu besar, baru bisa menghasilkan batu-batu kecil.
Terkadang kita tidak tahu kesuksesan itu sudah dekat dengan diri kita. Tapi, kita lebih memilih untuk menyerah dan berputus asa dalam meraih kesuksesan itu.
Kegagalan-kegagalan yang kita sudah lakukan itu sebenarnya adalah suatu proses untuk mendapatkan cita-cita yang kita inginkan. Jika kita mau bersabar untuk terus mencoba, Insya Allah kesuksesan itu kita akan raih.
Pikiran-pikiran negatif yang membuat semangat kita lemah itu harus bisa dikuasai oleh diri kita sendiri. Kenapa ? karena pikiran-pikiran itu menjadi penghalang untuk kita menggapai cita-cita kita.
Terkadang kita berpikir “Ah, cape sudah coba ini itu, tapi kok masih gagal melulu” . Akhirnya kita berhenti untuk mencoba kembali. Padahal, jika kita mencoba sekali lagi, Allah SWT bisa saja mentakdirkan kita sukses di percobaan kita terakhir ini.
Maka dari itu, Yuk teman-teman, kita sama-sama terus berikhtiar dengan dibarengi doa kepada Allah SWT untuk menjemput kesuksesan yang telah dijanjikan dalam firmanNya.
“ Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia “ [ QS. 13 Ayat 11 ]
“ Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri “. Iya, Allah SWT pun memerintahkan kita untuk berikhtiar dalam mengubah nasib kita, bukan hanya berdiam diri saja.
Insya Allah, semua tindakan yang kita lakukan itu tidak akan sia-sia. Allah SWT itu menilai perbuatan yang kita lakukan, bukan dari hasil yang dapatkan.
Semoga Allah SWT mengistiqomahkan dan meridhoi kita semua untuk menggapai cita-cita kita masing-masing. Aamiin Allahuma Aamiin^^
#Note :
Kisah diatas saya mengutip dari buku I HAVE A DREAM, yang saya ceritakan ulang dengan bahasa saya sendiri.
Komentar
Posting Komentar