Langsung ke konten utama

[ Review ] Buku Sejarah Yang Terpendam

Bagi teman-teman yang sedang bingung untuk membeli buku yang bagus dan sesuai keinginan mengenai Nabi Muhammad SAW, berjudul apa ? Dan mungkin sebagian teman-teman sudah ada yang pernah mendengar atau melihat buku “ Sejarah Yang Terpendam”  Karya Drs. Muhsin Al Jufri ini, tapi masih belum sempat membelinya atau masih ragu membelinya karena takut bukunya itu tidak bagus.  Semoga Review buku “ Sejarah Yang Terpendam “ ini dapat membantu teman-teman yang masih dilema untuk membeli buku mengenai Nabi SAW  dan sekaligus membantu teman-teman yang penasaran dengan buku ini.  Oke Langsung  ke TKP  :D ,

Buku yang ditulis oleh penulis kelulusan Sarjana Sastra Asia Barat ( Arab ) dan UNPAD Bandung, kelahiran Solo, 6 Juli 1966 yang selain aktif di organisasi Sosial-Dakwah Fosmil ( Forum Silaturahmi Minggu Legi ), Pemimpin redakis majalah Adzan yang dikeluarkan oleh Fosmil tersebut, serta salah satu penulis rubrik Mimbar Jum’at, di Harian Solopos. Beliau juga berwiraswasta yaitu Drs. Muhsin Al Jufri.  Menceritakan intisari sejarah Nabi Muhammad SAW, jadi untuk para pembaca yang malas membaca  sirah Nabawi yang beratus-ratus halaman ( termasuk saya :D ), Insya Allah di dalam buku ini sudah mencukupi. Paparan yang disampaikan oleh penulis pun, cukup singkat dan padat agar mudah dipahami dan tergambar banyak hal mengenai Nabi SAW.

Pembahasan yang dibahas dibuku ini antara lain,
1.Nasab dan Keluarga Nabi SAW
2.Intisari Sejarah Nabi SAW
3.Peristiwa Penting Nabi SAW
4.Pribadi dan Akhlak Nabi SAW
5.Sahabat Utama Nabi SAW
6.Ummu Al-Mukminin ( Ibu Orang Beriman )
7.Putra-Putri dan Cucu Nabi SAW
Pembahasan yang menurut saya sudah cukup lengkap yang harus diketahui oleh para pencintanya.

Disetiap pembahasan yang diuraikan penulis, dicantumkan pula gambar-gambar dan denah yang berhubungan dengan pembahasan yang dibahas oleh penulis agar para pecinta dapat berimajinasi dan berkhayal untuk menambah kerinduannya terhadap Nabi SAW.

Didalam buku ini pun terdapat banyak kutipan hadits Nabi SAW dalam bentuk kutipan langsung atau makna, bukan kutipan teks hadits langsung dengan maksud penulis agar  pembaca tidak bingung karena banyak perbedaan pendapat mengenai hadits Nabi SAW. Tapi, penulis mengambil kutipan hadits dengan berbagai kitab rujukan utama dan penulis memilih salah satu pendapat yang tentu saja menurut penulis terkuat dari sekian banyak pendapat agar pembaca tidak terganggu saat menikmati lembaran demi lembaran kisah Nabi Saw.

Tak kenal maka tak sayang. Mungkin pepatah asing ini sering kita dengar ditelinga kita. Pepatah ini pun berlaku untuk para pecinta Nabi Muhammad SAW, karena jika kita tidak mengenal Nabi SAW maka rasa cinta itu pun tidak akan muncul. Buku ini pun berusaha mewujudkan agar kita semua mengenal sosok yang sebenarnya patut untuk dijadikan idola agar tumbuh rasa cinta kepadanya dan dengan adanya rasanya cinta kepada beliau SAW kita dapat menjalankan tuntunannya untuk menggapai Ridho Allah SWT.

Untuk yang ingin tahu lebih jelas mengenai buku ini, maka silahkan baca langsung buku setebal 234 halaman ini yah ,sedikit review mengenai buku ini dari saya semoga bisa bermanfaat. Buku ini saya beli di tamanbuku.com, atau bisa dibeli juga di kios Nabawi Majelis Rasulullah SAW karena saya pernah lihat di kios tersebut. Dan mungkin sudah dapat dibeli di toko material terdekat ( Haaalaaah :D ) maksudnya di toko buku kesayangan anda. Atau mungkin bagi teman-teman yang ingin pinjam buku ini di saya , boleh. Tapi tunggu saya selesai membaca buku ini kedua kalinya yah .. heheh :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ikhlas Itu Bikin Kecanduan

Jika kita sudah ikhlas, maka Allah akan membuat kecanduan pada dirinya    Itu kata-kata ustadz Ahmad Zarkasih.Lc yang masih saya ingat sampai sekarang. Apa sih maksudnya ? jika Allah merasakan diri kita sudah ikhlas dalam beribadah kepada-Nya, maka Allah sendirilah yang membuat kecanduan atau ketagihan kepada kita untuk terus beribadah kepada-Nya. Amal yang paling dicintai Allah adalah yang berkesinambungan, kendati sedikit Allah itu menyukai amalan yang sedikit tapi berkelanjutan. Misalkan, kita membaca Al-Qur’an itu dalam sehari hanya bisa membaca 1 lembar saja itu lebih baik jika dilakukan terus-menerus setiap harinya. Daripada kita bisa mengkhatamkan Al-Qur’an dalam 1 kali dibulan Ramadhan. Tapi, itu hanya berlangsung dibulan itu saja, dibulan-bulan selanjutnya kita tidak membaca Al-Qur’an. Lebih baik pula jika kita mengkhatamkan ilmu tajwid dahulu, sebelum kita bisa mengkhatamkan Al-Qur’an dalam 1 bulan. Kenapa ? ditakutkan kita mentargetkan bisa khatam dalam 1 bulan, bac...

Farid Namanya

Instagram ( @rivasakina ) Namanya Farid, tapi para santri biasa memanggilnya ” Fawid “. Mungkin, Karena dia belum bisa menyebutkan huruf ” R ” . Sehingga, seringkali dia menyebutkan namanya sendiri dengan sebutan Fawid. Akhirnya para santri pun mengikutinya. Anak sholeh ini sering menjadi hiburan untuk para santri. Mulai dari sering bawa mainan, terus ngajak main santri yang lagi sibuk sama tugasnya. Nyanyi-nyanyi. Dan tidak jarang juga, langsung ngajak ngobrol santri dengan topik yang bisa dibilang ” Random “. Namanya juga anak-anak, hhe  Namun, anak ini termasuk anak yang sholeh dan cerdas. Tentunya tidak lepas dari didikan tangan dingin kedua orang tuanya yang sholeh dan sholehah. Yang saat ini mereka juga bisa dibilang menjadi orang tua kedua kami ( para santri ) disni. Semoga Allah menjadikan mereka keluarga yang sakinah Mawadah Warohmah. Aamiin