Langsung ke konten utama

Ku Jadikan Sebagai Doa & Motivasi



Kita butuh sebuah dorongan atau penyemangat dalam menjalani hidup ini. Iya, terkadang hidup kita itu ada tantangan atau ujian dari Allah SWT. Sehingga, membuat semangat itu menjadi loyo yang awalnya semangat itu berkobar-kobar. Maka dari itu kita perlu namanya motivasi untuk dalam menjalani hidup.

Dan salah satu motivasi saya itu adalah sebuah perkataan tukang kredit yang berada dikawasan rumah. Mungkin saya bilang itu bukan sebuah perkataan biasa, karena perkataan itu ku jadikan doa untuk memotivasi saya dalam hidup ini. 

Ketika itu saya sedang duduk di warung sambil menunggu adzan maghrib. Dan sebelah saya itu ada  “  Si Akang  “ , panggilan saya kepada bapak tukang kredit itu, saya dan si akang pun ngobrol-ngobrol, setelah itu ada perkataan beliau yang membuat saya terdiam sejenak.
 Saya yakin kamu jadi orang sukses “ itu kalimat yang beliau ucapkan ditengah-tengah obrolan kita. Dan saya langsung mengaminkan doa tersebut. Setelah itu beliau melanjutkan kata-katanya.
Ibaratkan yah kalau kita nabung pasti apa ? “ tanya beliau ke saya. 
Pasti uangnya jadi banyak “ itu jawab saya.
Betul, banyak uangnya dan jadi kaya , sukses “ sahut beliau.
 Nah, nanti kalau sudah sukses.. kamu  inget kata-kata saya yah, tukang kredit bilang dulu tuh saya dibilang akan jadi orang sukses “ sambil tersenyum. Saya pun bingung, apa hubungannya NABUNG dengan kesuksesan saya yang beliau katakan. Padahal, tabungan saya sedikit dan beliau tidak tahu saya nabung apa gak. Mungkin beliau melihat sisi yang lain dari saya, hanya ALLAH SWT dan beliau saja lah yang tahu apa maksud kata-kata beliau.

Saya pun teringat tentang beliau-beliau  yang sudah sukses itu berawal dari perkataan atau doa dari orang lain. Misalkan Habib Munzir Al-Musawa yang dibilang oleh guru beliau yaitu Habib Umar Al-Hafidz di yaman sana, beliau suatu saat nanti akan menjadi pemberi peringatan kepada jama’ahnya. Dan alhamdulillah doa itu terkabul, sekarang majelis beliau Majelis Rasulullah SAW dipadati banyak Jama’ah.

Selanjutnya Ustadzah Halimah Alaydrus. Ketika beliau mondok di suatu pondok di pulau jawa. Beliau bertemu dengan seorang bapak-bapak tua.
Kamu suka belajar agama yah ? “ tanya bapak tua itu kepada ustadzah halimah alaydrus itu yang masih kecil
iya pak “ jawab ustadzah halimah alaydrus
Suatu saat nanti kamu akan berguru denga guru nomor satu didunia “ lanjut kata-kata bapak tua itu.

Dan alhamdulillah Ustadzah Halimah Alaydrus itu bisa menuntut ilmu di Daruz-Zahro, Tarim, Hadromaut, Yaman , Pimpinan Habib Umar Al-Hafidz seorang ulama sunni yang banyak menerbitkan para habaib di indonesa bahkan dunia. Contohnya Habib Munzir & Habib Jindan dari Indonesia, Habib Ali Zaenal di Malaysia, Habib Ali Al Jufri dari Arab Saudi dan masih banyak lagi.

Dari cerita itu saya berharap bisa seperti beliau-beliau yang sukses berawal dari doa / ucapan orang lain. Dan beliau-beliau pun meraih kesuksesan itu diraih dengan kerja keras dan berdoa kepada Allah SWT. Saya berharap kesuksesan yang dimaksud oleh Si Akang itu bukan hanya kesuksesan dunia semata tapi juga kesuksesan akhirat.

Mari kita berdoa sama-sama , semoga kita semua dapat sukses dunia & akhirat .

Aamiin Allahumma Aamiin ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ikhlas Itu Bikin Kecanduan

Jika kita sudah ikhlas, maka Allah akan membuat kecanduan pada dirinya    Itu kata-kata ustadz Ahmad Zarkasih.Lc yang masih saya ingat sampai sekarang. Apa sih maksudnya ? jika Allah merasakan diri kita sudah ikhlas dalam beribadah kepada-Nya, maka Allah sendirilah yang membuat kecanduan atau ketagihan kepada kita untuk terus beribadah kepada-Nya. Amal yang paling dicintai Allah adalah yang berkesinambungan, kendati sedikit Allah itu menyukai amalan yang sedikit tapi berkelanjutan. Misalkan, kita membaca Al-Qur’an itu dalam sehari hanya bisa membaca 1 lembar saja itu lebih baik jika dilakukan terus-menerus setiap harinya. Daripada kita bisa mengkhatamkan Al-Qur’an dalam 1 kali dibulan Ramadhan. Tapi, itu hanya berlangsung dibulan itu saja, dibulan-bulan selanjutnya kita tidak membaca Al-Qur’an. Lebih baik pula jika kita mengkhatamkan ilmu tajwid dahulu, sebelum kita bisa mengkhatamkan Al-Qur’an dalam 1 bulan. Kenapa ? ditakutkan kita mentargetkan bisa khatam dalam 1 bulan, bac...

[ Review ] Buku Sejarah Yang Terpendam

Bagi teman-teman yang sedang bingung untuk membeli buku yang bagus dan sesuai keinginan mengenai Nabi Muhammad SAW, berjudul apa ? Dan mungkin sebagian teman-teman sudah ada yang pernah mendengar atau melihat buku “ Sejarah Yang Terpendam”  Karya Drs. Muhsin Al Jufri ini, tapi masih belum sempat membelinya atau masih ragu membelinya karena takut bukunya itu tidak bagus.  Semoga Review buku “ Sejarah Yang Terpendam “ ini dapat membantu teman-teman yang masih dilema untuk membeli buku mengenai Nabi SAW  dan sekaligus membantu teman-teman yang penasaran dengan buku ini.  Oke Langsung  ke TKP  :D , Buku yang ditulis oleh penulis kelulusan Sarjana Sastra Asia Barat ( Arab ) dan UNPAD Bandung, kelahiran Solo, 6 Juli 1966 yang selain aktif di organisasi Sosial-Dakwah Fosmil ( Forum Silaturahmi Minggu Legi ), Pemimpin redakis majalah Adzan yang dikeluarkan oleh Fosmil tersebut, serta salah satu penulis rubrik Mimbar Jum’at, di Harian Solopos. Beliau juga berwiraswa...

Farid Namanya

Instagram ( @rivasakina ) Namanya Farid, tapi para santri biasa memanggilnya ” Fawid “. Mungkin, Karena dia belum bisa menyebutkan huruf ” R ” . Sehingga, seringkali dia menyebutkan namanya sendiri dengan sebutan Fawid. Akhirnya para santri pun mengikutinya. Anak sholeh ini sering menjadi hiburan untuk para santri. Mulai dari sering bawa mainan, terus ngajak main santri yang lagi sibuk sama tugasnya. Nyanyi-nyanyi. Dan tidak jarang juga, langsung ngajak ngobrol santri dengan topik yang bisa dibilang ” Random “. Namanya juga anak-anak, hhe  Namun, anak ini termasuk anak yang sholeh dan cerdas. Tentunya tidak lepas dari didikan tangan dingin kedua orang tuanya yang sholeh dan sholehah. Yang saat ini mereka juga bisa dibilang menjadi orang tua kedua kami ( para santri ) disni. Semoga Allah menjadikan mereka keluarga yang sakinah Mawadah Warohmah. Aamiin